Transformasi Dunia Kesehatan Pasca Krisis Global

FTMM NEWS – Pada 12 Mei 2017, dunia dikejutkan dengan serangan siber WannaCry yang telah melumpuhkan lebih dari 200.000 komputer di 150 negara, salah satu yang terdampak adalah  sistem digital milik National Health Service (NHS) di Inggris. Dampak serangan ini tidak hanya mengganggu infrastruktur teknologi informasi, tetapi juga menghambat pelayanan kesehatan pada berbagai rumah sakit. Sebagian aktivitas medis, seperti operasi, pemeriksaan pasien, dan akses terhadap rekam medis elektronik, terpaksa tertunda bahkan berhenti akibat sistem rumah sakit yang tidak berfungsi. 

Pada akhir tahun 2019, dunia kesehatan kembali kacau dengan munculnya pandemi Covid-19. Pandemi tersebut memicu lonjakan pasien secara signifikan dibanding sebelumnya dan menyebabkan teknologi layanan kesehatan pada saat itu belum siap menghadapi adanya peningkatan beban pelayanan. Dua peristiwa tersebut menjadikan pembelajaran bahwa rumah sakit modern tidak dapat mengandalkan sepenuhnya kepada tenaga medis semata, tetapi perlu diiringi dengan pengembangan sistem digital yang dapat membantu keberlanjutan pelayanan kesehatan.

Transformasinya?

Menanggapi dua peristiwa tersebut, World Health Organization (WHO) mendorong setiap negara untuk mempercepat proses transformasi digital pada dunia kesehatan. Berbagai inovasi telah muncul pasca insiden WannaCry dan Covid-19, seperti munculnya aplikasi Halodoc yang memungkinkan untuk melakukan konsultasi medis secara online, Aidoc yang membantu dokter untuk lebih mudah memahami kondisi medis, dll. Transformasi tersebut akan meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas dari layanan kesehatan. Namun, keberhasilan transformasi digital tidak hanya sebatas pada kecanggihan teknologi, melainkan juga pada kualitas tenaga kesehatan yang kompeten serta mampu untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi.itu

Transformasi digital di dunia kesehatan tidak hanya melahirkan berbagai aplikasi layanan kesehatan, tetapi juga mendorong berkembangnya konsep Lean Healthcare. Lean Healthcare sendiri merupakan pendekatan yang berfokus pada pengurangan aktivitas yang tidak memberikan manfaat dalam proses pelayanan. Melalui pendekatan ini, alur pelayanan pasien menjadi lebih sederhana, waktu tunggu semakin transparan, dan koordinasi antara tenaga medis menjadi lebih efektif. Salah satu rumah sakit yang telah menerapkan Lean Healthcare adalah Mayo Clinic. Rumah sakit ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan analisis data klinis untuk membantu tenaga medis dalam mengidentifikasi kondisi pasien, menentukan prioritas penanganan, serta mengambil keputusan medis secara lebih efektif. Penerapan Lean Healthcare  mampu meningkatkan efisiensi dalam proses pelayanan dan komunikasi antar unit. 

Dampak transformasi

Pada akhirnya, pengalaman dengan WannaCry dan pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa transformasi digital bukan sekadar menambahkan teknologi baru di rumah sakit. Digitalisasi harus diikuti dengan peningkatan sumber daya manusia, sistem keamanan , dan perbaikan proses pelayanan, karena elemen ketiga ini bekerja sama untuk membuat sistem kesehatan yang lebih tangguh. Oleh karena itu, rumah sakit akan semakin digital dan siap memberikan layanan yang cepat, aman, dan berkelanjutan kepada masyarakat.

 

Daftar Pustaka: 

Bastian, N. D., Kang, H., Fulton, L. V., Griffin, P. M., & Deyneka, L. (2016). A mixed-methods research framework for healthcare process improvement. Journal of Healthcare Engineering, 2016, 1–12. https://doi.org/10.1155/2016/9203738

British Broadcasting Corporation. (2017, May 13). Serangan siber WannaCry lumpuhkan rumah sakit dan perusahaan di berbagai negara. https://www.bbc.com/indonesia/dunia-39922020

Mauro, C., et al. (2024). Digital transformation in healthcare: Assessing the role of digital technologies for managerial support processes. Journal of Health Organization and Management.

Mayo Clinic. (2020). Mayo Clinic Platform. https://www.mayoclinicplatform.org/

World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240020924

Penulis : Kelompok 4-A2 – Teknik industri
Editor : Muhammad Alesha Fadhana 

Bagikan:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
LinkedIn

Artikel Terkait

Nanosilika Tingkatkan Kinerja Beton Modern

FTMM NEWS – Kebutuhan infrastruktur tahan lama di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Perkembangan teknologi konstruksi mendorong penggunaan material berkinerja