Sudahkah Kalian Tahu tentang Teknologi Nano di Produk Kosmetik?

FTMM NEWS – Banyak bidang telah mengimplementasikan material berbasis nanoteknologi telah, salah satunya adalah di industri kosmetik. Industri kosmetik sudah menggunakan bahan aktif yang berukuran nano  selama lebih dari 30 tahun. Nanomaterial dalam kosmetik adalah material yang disintesis dengan 1 atau lebih dimensi eksternal atau internal dengan ukuran 1-100 nm. Selain itu, nanomaterial dalam kosmetik adalah material yang mempunyai sifat tidak larut atau bio-persistent. Definisi ini menurut European Union.
Keuntungan dari penggunaan nanomaterial pada produk kosmetik (nano kosmetik) adalah kosmetik menjadi lebih tahan lama dan stabil, dan juga pelepasan bahan aktif yang dapat dikontrol. Manfaat penggunaan nanomaterial dalam kosmetik salah satunya adalah penetrasi ke dalam kulit yang lebih efisien. Penggunaan nanomaterial dalam kosmetik juga dapat menimbulkan elemen warna baru, contohnya pada lipstik atau cat kuku. Selain itu, manfaat lainnya adalah transparansi (pada tabir surya) dan juga efek tahan lama (pada make up). 

Nanomaterial yang paling sering ada dalam kosmetik saat ini adalah pada tabir surya (sunscreen) untuk menangkal sinar UV. Biasanya, produk tabir surya anorganik (physical sunscreen) memiliki keterangan titanium-dioksida (TiO2) atau zinc-dioksida (ZnO) pada kemasannya. Tabir surya organik mengandung avobenzone atau octinoxate sebagai 2 contoh bahan aktif senyawa organiknya. Tak hanya sunscreen, produk kosmetik lain dalam bentuk emulsi atau wet-based formula, misalnya oleh L’Oréal dan Shiseido, juga menggunakan TiO2 dan ZnO. Selain itu, Lancome dan Dior juga sudah menggunakan nanoteknologi pada tahun 1986 dalam bentuk liposom dan niosom sebagai nanocarrier dalam produk pelembab dan/atau krim anti penuaan dini. Masih banyak lagi produk-produk kosmetika dan juga kosmesetikal yang menggunakan teknologi nano. Yuk, aktif cari tahu apa saja bahan aktif di produk-produk yang kalian gunakan dengan melihat label list of ingredients dalam kemasannya.

 

Penulis: Mirza Ardella Saputra, Dosen Prodi Rekayasa Nanoteknologi, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, Universitas Airlangga

Editor: Rizky Astari Rahmania

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts

X