Unlocking Research Experience in Taiwan Through TEEP

FTMM News –  Melakukan penelitian di Taiwan bukanlah sesuatu yang pernah saya bayangkan sebelumnya. Namun, melalui Taiwan Experience Education Program (TEEP), saya berkesempatan menjalani penelitian di dua universitas Taiwan sekaligus. TEEP merupakan program magang berbasis penelitian dengan dukungan Ministry of Education Taiwan (MoE) dan ditawarkan kepada mahasiswa di seluruh dunia. 

Setelah melalui proses seleksi, saya resmi menjadi mahasiswa TEEP di National Dong Hwa University (NDHU) bersama bimbingan Profesor Hendri Sutrisno. Selanjutnya, ketika beliau berpindah ke National Taiwan University of Technology (NTUT), penelitian saya pun berlanjut di NTUT sehingga pengalaman TEEP ini melibatkan kedua universitas tersebut. Dengan demikian, saya dapat mengenal lingkungan akademik dari dua universitas yang berbeda.

Proses Persiapan Keberangkatan

Selama semester 7, saya melaksanakan bimbingan penelitian secara daring. Kemudian, pada semester 8, penelitian berlanjut secara langsung di kampus NTUT, Taiwan. Dalam proses pengajuan visa, hal paling penting adalah memastikan bahwa surat yang diterbitkan oleh MoE telah tersedia. Selain itu, siapkan dokumen pendukung seperti ijazah dan rapor SMA jika sewaktu-waktu diperlukan.

Selama tinggal di Taiwan, saya menyadari bahwa networking memegang peran penting dalam mempermudah proses adaptasi di lingkungan baru. Melalui teman-teman sesama mahasiswa Indonesia maupun mahasiswa internasional, saya memperoleh berbagai informasi mengenai transportasi umum, kebutuhan sehari-hari, hingga informasi kehidupan kampus. Di sisi lain, lingkungan di Taiwan khususnya kota Taipei, tergolong cukup ramah bagi mahasiswa internasional. Bagi mahasiswa muslim, tersedia fasilitas ibadah yang lengkap dan pilihan makanan halal yang mudah ditemukan.

Pelaksanaan Penelitian Riset Operasi

Pengalaman penelitian yang saya jalani selama program TEEP cukup berbeda dibandingkan sebagian peserta lainnya. Dalam pengalaman penelitian saya, Profesor pembimbing memberikan kebebasan kepada saya untuk memilih topik penelitian yang sesuai dengan minat dan dapat mendukung penyusunan skripsi saya. Oleh karena itu, saya memilih penelitian dengan bidang riset operasi yang berfokus pada pemodelan sistem layanan grooming di klinik hewan dan juga sejalan dengan bidang keahlian profesor pembimbing saya. Penelitian tersebut bertujuan membantu klinik mengambil keputusan yang lebih optimal, efisien, dan menguntungkan.

Selanjutnya, saya mengembangkan model penelitian menggunakan pendekatan optimasi berbasis Mixed-Integer Linear Programming (MILP) dan metaheuristik. Melalui penelitian tersebut, saya mempelajari cara mengembangkan model matematika, menganalisis data, serta mengevaluasi hasil penelitian secara bertahap dan sistematis. Pengalaman ini juga menjadi kesempatan pertama bagi saya untuk menjalankan penelitian secara lebih mendalam. Saya juga belajar berpikir kritis dalam melakukan penelitian melalui diskusi bersama profesor pembimbing. 

Lessons I Wouldn’t Trade for Anything

Salah satu pelajaran yang saya peroleh dari pengalaman TEEP adalah pentingnya berani mengambil kesempatan dan keluar dari zona nyaman. Meskipun harus berangkat sendiri, saya tetap menjalani penelitian ini dan berusaha menikmati setiap proses yang saya lalui. Pengalaman tersebut mengajarkan saya untuk lebih tangguh dalam menghadapi situasi yang ideal maupun tidak ideal. Seiring berjalannya waktu, saya bertemu banyak orang hebat yang membuat waktu saya di Taiwan menjadi lebih bermakna.

Selain itu, profesor saya menekankan bahwa setiap orang memiliki tempo belajar yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk tetap percaya pada proses masing-masing tanpa terus membandingkan diri ataupun memikirkan pandangan orang lain. Pada akhirnya, saya percaya bahwa nilai dari sebuah perjalanan terletak pada proses pembentukan diri selama perjalanan tersebut. Tantangan dan pembelajaran yang telah terlewati akan membuat kita lebih bisa menghargai setiap pencapaian kita.

Penulis: Aqila Isma Azizah, Mahasiswa Teknik Industri

Editor: Andri Hariyanto

 

Bagikan:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
LinkedIn

Artikel Terkait