FTMM NEWS – Microbial Fuel Cell (MFC) merupakan sebuah perangkat bio-elektrokimia yang menggunakan komunitas mikroba dalam mengubah energi kimia dari bahan organik menjadi energi listrik melalui reaksi katalitik. MFC telah digaungkan sebagai sumber energi untuk masa depan, bahkan dianggap sebagai pengganti dari bahan bakar fosil, terutama karena ramah lingkungan dan proses pembuatannya yang efisien (Singh, 2024). MFC menawarkan solusi energi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi yang meningkat akibat pertumbuhan populasi dan industrialisasi. Melalui pemanfaatan dari limbah biomassa, dihasilkan bioelektrik dari MFC tanpa dampak negatif terhadap lingkungan. Penggunaan biomassa untuk pembuatan MFC tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menghasilkan energi.
Bagaimana cara pembuatannya?
Beberapa bahan yang dapat digunakan untuk membuat MFC yaitu substrat, elektroda, katalisator, dan jembatan garam. Contohnya dalam pemanfaatan kulit pisang sebagai sumber biomassa, kulit pisang diolah menjadi slurry dan dicampur dengan substrat tambahan seperti glukosa dan natrium asetat untuk meningkatkan efisiensi sel bahan bakar mikroba. Untuk pembuatan MFC, biasanya digunakan dua jenis elektroda yaitu anoda dan katoda. Elektroda ini berfungsi untuk mengalirkan elektron yang dihasilkan dari reaksi oksidasi bahan organik.
Katalisator pada MFC memiliki fungsi sebagai akseptor elektron dan pada penggunaan biomassa kulit pisang dapat berupa larutan kalium dikromat atau kalium ferrisianida. Dari keduanya, kalium ferrisianida adalah agen oksidasi yang lebih baik dari kalium dikromat, membuktikan bahwa pemilihan agen pengoksidasi yang tepat juga berpengaruh terhadap efisiensi produksi bioelektrik. Terakhir, jembatan garam berperan dalam dipisahnya ruang anodik dan katodik dalam MFC dan aliran proton mencegah percampuran dari elektrolit. Digunakan bahan agar sebagai bahan dasar jembatan garam dan membantu dalam keseimbangan muatan, serta menyelesaikan sirkuit listrik. Seluruh komponen ini mendukung fakta bahwa produk utama dari MFC sendiri adalah bioelektrik.
Sumber :
Singh, D. et al. (2024). An eco-friendly approach for bioelectricity production through microbial fuel cell using Musa acuminata as waste biomass. Lucknow : Journal of the Indian Chemical Society.
Penulis: Azalea Khaliqa
Editor: Muhammad Alesha Fadhana



