FTMM NEWS – Krisis energi global dan perubahan iklim telah mendorong kebutuhan akan pengembangan sistem energi yang lebih berkelanjutan. Energi fosil masih mendominasi penggunaan energi masyarakat Indonesia, sementara cadangan bahan bakar fosil yang semakin menipis dan emisi bahan bakar yang merugikan. Sehingga penggunaan energi berkelanjutan dan terbarukan menjadi salah satu solusi. Sumber daya energi fosil yang terbatas dan menghasilkan dampak negatif dari penggunaannya telah mendorong peningkatan pemanfaatan sumber energi baru terbarukan, seperti energi surya, angin, hidro, dan biomassa (Noor dan Rahman, 2023). Integrasi energi terbarukan dalam rantai pasok merupakan langkah penting menuju keberlanjutan karena sumber energi baru terbarukan memiliki potensi yang besar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil. Perusahaan dapat mengurangi emisi karbon dan mengurangi dampak lingkungan mereka dengan mengadopsi sumber energi bersih. Selain itu, proses ini membantu mencapai tujuan keberlanjutan jangka panjang.
Manfaat Energi Terbarukan dalam Rantai Pasok
Integrasi energi terbarukan meningkatkan efisiensi operasional rantai pasok. Sumber energi terbarukan memberikan kestabilan pasokan energi, dan menurangi risiko perubahan harga energi konvesional. Penggunaan energi bersih juga memancarkan gas rumah kaca yang rendah, sehingga mengurangi dampak pada lingkungan. (Amara, 2021)
Selain itu, perusahaan yang memanfaatkan energi terbarukan dapat memperkuat citra mereka sebagai pelaku bisnis yang ramah lingkungan. Pelanggan semakin sadar akan pentingnya produk yang memanfaatkan cara berkelanjutan. Perusahaan yang memanfaatkan energi terbarukan memperoleh keunggulan kompetitif pada pasar global.
Strategi Implementasi
Evaluasi kebutuhan energi rantai pasokan adalah langkah pertama dalam mengintegrasikan energi terbarukan. Perusahaan harus menentukan jenis energi terbarukan yang paling cocok untuk kebutuhan mereka, dan mereka juga harus mengevaluasi infrastruktur yang ada dan melakukan penyesuaian. Untuk memaksimalkan efisiensi teknologi seperti panel solar atau turbin angin, memerlukan perencanaan yang cermat.
Dalam hal tersebut, dengan mengintegrasikan energi terbarukan dalam rantai pasok sejalan dengan tujuan SDGs No. 7, yaitu Affordable and Clean Energy, yang bertujuan untuk memastikan akses terhadap energi yang bersih, terjangkau, dan berkelanjutan.
Referensi
Noor, F.M. dan Rahman, A.F. (2023). Studi Penerapan Integrasi Sumber Energi Baru Terbarukan dengan Smart grid dan Sistem Pengendalian SCADA. Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar, 14(1), pp.526–532. doi: https://doi.org/10.35313/irwns.v14i1.5440 .
Amara, A.D. (2021). Contoh dan Manfaat Energi Terbarukan: Mengapa Penting? – Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change. Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change. https://waste4change.com/blog/contoh-manfaat-renewable-energy/
Wulandari, novaeny (2024). Alasan Mengapa Energi Terbarukan Penting bagi Lingkungan – Transisi Energi Berkeadilan. https://transisienergiberkeadilan.id/news/main/detail/alasan-mengapa-energi-terbarukan-penting-bagi-lingkungan
Penulis: Dea Ayu Nurwanda, mahasiswa Teknik Industri, FTMM
Editor: Rizky Astari Rahmania



