Green Cloud : Cloud Computing Untuk Lingkungan

FTMM NEWS – Green Cloud merupakan pengolahan atau penggunaan teknologi Cloud Computing yang lebih ramah lingkungan. Sebenarnya teknologi ini tidak jauh berbeda dengan Green Data, Namun pada Green Cloud lebih spesifik kepada pengolahan data yang menggunakan Cloud Computing. 

Cloud Computing adalah pengolahan atau penyedia sumber daya komputasi melalui internet. Teknologi ini biasanya lebih fleksibel dan efisien bagi organisasi ataupun lembaga yang membutuhkan. Namun, dibalik kelebihannya Cloud Computing akan memakan sumber daya energi yang lebih besar untuk menjalankan servernya. Green Cloud hadir menjadi solusi dari kerugian tersebut. 

Green Cloud menawarkan solusi seperti penggunaan energi terbarukan dalam menjalankan server, Virtualisasi dan konsolidasi sumber daya. Solusi tersebut dapat menekan jumlah kerusakan lingkungan yang merupakan hasil buangan dari server fisik. Penyedia layanan Cloud Computing sekarang telah banyak beralih ke Green Cloud. Mulai dari pengolahan limbah karbon sampai penggunaan energi terbarukan.

Faktanya, salah satu penyedia layanan Green Cloud adalah Apple. Perusahaan raksasa Apple mengumumkan kini mendukung 13 gigawatt listrik terbarukan di seluruh dunia.Selain itu, apple juga menggunakan Obligasi Ramah Lingkungan senilai $4,7 miliar yang membantu membiayai perluasan solusi energi ramah lingkungan dan pengurangan emisi di seluruh dunia. Hal ini bertujuan agar membuka masa depan yang lebih hijau, inovatif dan lebih tangguh (N, 2023).

Daftar Pustaka

Basoeki Utomo S, S. (n.d.). Seluruh Fasilitas Apple Menggunakan Energi Terbarukan. Koran-Jakarta.com. Retrieved December 1, 2023, from https://koran-jakarta.com/seluruh-fasilitas-apple-menggunakan-energi-terbarukan?page=all

N, U. (2023, April 5). Apple and global suppliers expand renewable energy to 13.7 gigawatts. Apple. Retrieved December 1, 2023, from https://www.apple.com/newsroom/2023/04/apple-and-global-suppliers-expand-renewable-energy-to-13-point-7-gigawatts/

Penulis : Naufal Afif, Teknologi Sains Data

Editor :

Bagikan:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
LinkedIn

Artikel Terkait