FTMM NEWS – PKKMB jurusan Rekayasa Nanoteknologi (RN) UNAIR, FULREN, terselenggara kembali pada tahun 2023. FULREN (Further Intenal Orientation of Nano) 2023 kali ini mengedepankan ikatan kekeluargaan antara mahasiswa baru (MABA) dan Kakak Tingkat (KATING). Bahkan, tugas-tugas untuk MABA lebih banyak berisi tentang interaksi serta komunikasi antara MABA dan KATING.
Tahta Amrillah S.Si., M.Sc., Ph.D selaku Pembina dari Himpunan Mahasiswa Rekayasa Nanoteknologi menjelaskan “Dengan adanya penekanan aspek kekeluargaan pada PKKMB jurusan RN, menurut saya suatu hal yang bagus, apalagi suatu hari nanti alumni itu akan sangat berkontribusi bagi adik-adiknya. Konsep pedesaan sebagai tema menurut saya esensinya sangat baik, apalagi RN sangat erat dengan lingkungan. Kita semua tahu bahwa lingkungan yang baik itu biasanya berada pada pedesaan ya, dan pedesaan yang juga biasanya identik dengan kekeluargaan yang harmonis. Harapan saya dengan ikatan kekeluargaan yang erat ini mahasiswa baru dapat lebih betah di RN, sehingga belajarnya juga enak dan prestasi mereka bisa meningkat. Tentu saja untuk meraih hal itu tidak bisa sendiri, harus ada kerjasama. Cara mendapatkan kerja sama atau kolaborasi itu ya dengan ikatan kekeluargaan tadi.” Ujar Pak Tahta Amrillah.
Peran seorang keluarga atau kerabat dalam sebuah lingkungan tentu saja dangat penting dalam suatu lingkungan. Bagaimana seseorang dapat merasa aman, nyaman, dan dapat mengeluarkan potensinya tentu saja sangat terpengaruh dari orang-orang di sekitarnya.
Pemilihan Tema Pedesaan
Tema pedesaan yang ini tidak semata-mata hanya pedesaan biasa, tetapi lebih spesifik ke arah daerah Pucang. Daerah Pucang sendiri merupakan daerah yang sangat menggambarkan pedesaan di tengah kota. Dengan berkembangnya dunia saat ini, daerah Pucang masih bisa tetap asri ditengah perkembangan kota besar seperti Surabaya. Selain itu, dengan tema ini PKKMB jurusan Rekayasa Nanoteknologi ingin memperkenalkan lingkungan Surabaya kepada para MABA yang notabene lebih banyak seorang perantau. Mereka tidak hanya ingin memperkenalkan UNAIR sebagai tempat mereka belajar, tetapi mereka juga ingin memperkenalkan kota Surabaya sebagai tempat mereka untuk tinggal selama 4 tahun ke depannya.
Harapannya, MABA dapat belajar dengan nyaman, aman, serta mampu mengeluarkan potensi mereka. Dengan tema ikatan kekeluargaan ini, panitia berharap MABA dapat lebih terbantu dan mendapatkan relasi serta Pelajaran dari lingkungan Rekayasa Nanoteknologi ini.
Penulis: Muhammad Kahlil Gibran
Editor: Rizky Astari Rahmania



