Optimalkan Penjualan dengan Algoritma Social Commerce

Kalam Al Jibran Sebagai Pembicara LSCAMP di UBAYA Training Center
Pentingnya Memahami Algoritma Program Pada Social Commerce Untuk Meningkatkan Penjualan Melalui Workshop LSCAMP 2024

FTMM NEWS – Platform digital dalam bisnis yang ada saat ini terus mengalami perkembangan dan pembaruan baik dari sisi fitur serta pola pencariannya. Baru baru ini platform untuk melakukan usaha bergabung menjadi satu dengan media sosial sedang mengalami perkembangan dan mendapat banyak penggunanya. Penggabungan antara media sosial dengan platform bisnis tersebut sering disebut dengan Social Commerce dimana platform tersebut seperti media sosial pada umumnya akan tetapi dapat mengakses e-commerce secara langsung.

Dalam acara LSCAMP 2024 dengan judul “Navigating the Legal Landscape of Social Commerce: Ensuring Regulatory Compliance for Sustainable Economic Growth membahas banyak hal mengenai Social Commerce. Salah satu topik yang dibahas pada LSCAMP 2024 yaitu “Escalating Sales with Online Reviews: How Peer-Comments Improves Profitability” yang dibawakan oleh Kalam Al Jibran sebagai Regional Growth Expansion dari Bytedance & GoTo Group.

Pembahasan yang cukup menarik oleh Kalam yaitu mengenai algoritma dari platform media sosial khususnya TikTok dan bagaimana memanfaatkannya. Algoritma dari platform TikTok  memberikan kesempatan yang sama dari pemilik akun untuk menjadi viral. Algoritma TikTok menukar konten belum dilihat oleh akun dengan kesamaan kategori yang disukai.

Maka dari itu, penjual harus siap dengan kenaikan jumlah konsumen yang tidak dapat diprediksi. Kenaikan tanpa kesiapan penjual bisa berujung pada komentar negatif dan review buruk yang sulit diperbaiki.

Sehingga, memahami algoritma dari Social Commerce akan cukup membantu ketika memulai untuk mempromosikan bisnis pada platform tersebut. Akun  dapat juga menyukai konten serupa agar meningkatkan kemungkinan akun lebih terkenal. Peserta LSCAMP 2024 memahami cara mempersiapkan dan mengelola media sosial untuk meningkatkan penjualan di Social Commerce.

Penulis : Rahmat Santoso Soedirdjo

Editor : Muhammad Alesha Fadhana

Bagikan:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
LinkedIn

Artikel Terkait