Nanocarrier untuk Terapi Dermatologi

FTMM NEWS – Perkembangan nanoteknologi mengubah praktik medis, khususnya pada bidang dermatologi. Salah satu inovasi utama muncul melalui nanocarrier atau pembawa nano untuk penghantaran obat transdermal. Teknologi ini membantu obat menembus lapisan pelindung kulit (stratum corneum) lebih efektif, sehingga meningkatkan bioavailabilitas dan efektivitas terapi. Berbagai jurnal ilmiah terbaru menunjukkan potensi nanocarrier untuk psoriasis, dermatitis atopik, kanker kulit, akne, dan penyembuhan luka. Selain itu, nanocarrier memungkinkan terapi lebih presisi dengan efek samping lebih rendah dibandingkan metode konvensional. Penggunaan sistem nano dalam dermatologi menjadi salah satu bidang penelitian paling aktif dalam nanomedicine modern.

Jenis Nanocarrier dan Fungsi

Liposom, ethosom, nanopartikel polimer, dan lipid-polymer hybrid nanoparticles (LPN) menampilkan kemampuan penghantaran obat yang unggul. Nanopartikel polimer melindungi obat dari degradasi dan memungkinkan pelepasan obat secara terkendali (controlled release). Pada psoriasis, nanopartikel ini membawa methotrexate dan siRNA sehingga dosis bisa lebih rendah namun efektivitas tetap tinggi. Teknologi LPN mulai diterapkan pada kanker kulit, akne, dan inflamasi kronis karena stabilitas dan efisiensi penghantaran obat yang tinggi.

Aplikasi Klinis Nanoteknologi

Nanocarrier menargetkan berbagai penyakit kulit termasuk psoriasis, akne, rosacea, kanker kulit, dan vitiligo. Pada psoriasis, obat mencapai area inflamasi secara langsung sehingga mengurangi efek samping sistemik. Pada akne dan rosacea, nanoteknologi meningkatkan penetrasi antibiotik ke folikel rambut, sehingga terapi lebih efektif. Untuk kanker kulit, nanopartikel emas berfungsi sebagai agen fototermal yang menghancurkan sel kanker spesifik. Pada vitiligo, lipid nanocarrier membantu penghantaran obat repigmentasi dan meningkatkan aktivasi melanosit. Namun, teknologi ini menghadapi tantangan seperti risiko toksisitas jangka panjang, stabilitas formulasi, dan biaya produksi tinggi sehingga penelitian lanjutan terus diperlukan.

DAFTAR PUSTAKA

Choudhury, A., Kirti, A., Lenka, S. S., Naser, S. S., Sinha, A., Kumari, S., & Kaushik, N. K. (2025). Strategic advances in liposomes technology: Translational paradigm in transdermal delivery for skin dermatosis. Journal of Nanobiotechnology, 23, 576. https://doi.org/10.1186/s12951-025-03660-z

Kang, Y., Zhang, S., Wang, G., Yan, Z., Wu, G., Tang, L., & Wang, W. (2024). Nanocarrier-based transdermal drug delivery systems for dermatological therapy. Pharmaceutics, 16(11), 1384. https://doi.org/10.3390/pharmaceutics16111384

Lok, K.-H., Loo, H. L., & Chuah, L.-H. (2025). Topical and transdermal lipid-polymer hybrid nanoparticles (LPN): An integration in advancing dermatological treatments. Drug Delivery and Translational Research, 15, 4277–4313. https://doi.org/10.1007/s13346-025-01940-7

Parga, A. D., & Ray, B. (2025). Advances in nanocarrier systems for dermatologic transdermal drug delivery: A chemical and molecular review. International Journal of Nanotechnology and Nanomedicine, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.33140/IJNN.10.01.01

Patra, P. (2025). Cutting-edge advances in transethosomes and nanoethosomes for transdermal drug delivery. Discover Chemistry, 2, 148. https://doi.org/10.1007/s44371-025-00232-w

 

Penulis: Rissa Aulia Azka
Editor: Muhammad Alesha Fadhana

Bagikan:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
LinkedIn

Artikel Terkait