Masa Depan Pembedahan Medis

FTMM NEWS – Perkembangan zaman terus mengubah hal-hal menjadi lebih efisien. Sektor kesehatan publik ikut merasakan dampak positif perubahan ini. Para ilmuwan sudah berjasa besar dalam membentuk wajah sektor ini dari tradisional menjadi penuh dengan teknologi. Salah satunya yang masih dalam fase pengembangan adalah dengan pembedahan skala nano dengan robot canggih. Hal ini dapat menyelesaikan masalah para tenaga medis yang tidak kehilangan waktu emas dan keterbatasan dalam jarak.

Teknologi ini berfokus pada dua program studi di FTMM yaitu Rekayasa Nanoteknologi serta Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan. Prodi pertama yaitu Rekayasa Nanoteknologi yang memiliki peran krusial dalam menentukan material skala nano. Khususnya material yang sangat tipis serta fleksibel untuk bergerak layaknya tangan manusia. Sedangkan Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan hadir untuk membuatkan robot yang sesuai kriteria. Robot ini bisa melakukan operasi hingga skala nano dari tempat yang jauh agar dapat memudahkan tenaga medis.

Da Vinci Surgical Robot Hadir Sebagai Standar Emas

Misalnya dalam dunia medis global sudah hadir suatu robot operasi jarak jauh bernama Da Vinci. Robot canggih ini dapat membantu tenaga medis dalam melakukan sayatan presisi tinggi. Lengan mekanik robot dapat menirukan gerakan lentik dari tangan dokter bedah. Sementara, dokter hanya mengendalikan instrumen pembedahan dari balik layar. Dengan demikian, inovasi teknologi ini menurunkan risiko komplikasi pasca operasi secara drastis.

Para Ahli Teknologi masih memiliki banyak ruang untuk menyempurnakan teknologi ini. Sektor ini sangat menjanjikan dalam bidang teknologi karena berhubungan langsung dengan kesehatan manusia. Hal yang perlu pengembangan yaitu dalam segi dana, tenaga ahli, dan juga ukuran mesin yang besar. Penyelesaian ketiga permasalahan tersebut akan mempercepat persebaran robot menuju seluruh belahan bumi. Fasilitas kesehatan global akan merasakan manfaat besar dalam penyetaraan medis.

Pengembangan dengan VR yang Menjanjikan

Sektor ini tidak hanya berhenti pada operasi jarak jauh, tetapi merambat menuju teknologi realitas visual super canggih. Tenaga medis nantinya cukup dengan memakai kacamata khusus seperti teknologi VR saat ini untuk mengendalikan robot skala nano. Sementara itu, kamera mikroskopis 360 derajat menjadi mata sang tenaga medis yang berada pada lengan robot berskala nano. Sistem menampilkan visual dari kamera tersebut secara tiga dimensi yang membuat tenaga medis seolah masuk ke dalam tubuh pasiennya. Singkatnya, sinergi hebat inilah yang menjadi perwujudan nyata layanan kesehatan paling sempurna bagi masyarakat.

Daftar Pustaka

[1] H. F. Tibbals, Medical Nanotechnology and Nanomedicine. Boca Raton, FL, USA: CRC Press, 2010. [Online]. Available: https://doi.org/10.1201/b10258 

[2] P. Patel, “State of the Art: Robotic Surgery and the Da Vinci Surgical System,” Journal of Robotic Surgery, vol. 19, no. 1, 2025. [Online]. Available: https://link.springer.com/journal/11701 

[3] S. H. Htun, I. Mumtaz, and U. Abbasi, “Advancement and Future of Nanorobotics in Medicine: A Narrative Review,” Smart Wearable Technology, Dec. 2025. [Online]. Available: https://ojs.bonviewpress.com/index.php/SWT/article/view/7560 

[4] M. Li and J. Wang, “Integration of Virtual Reality and Nanorobotics for Next-Generation Telesurgery,” IEEE Transactions on Medical Robotics and Bionics, Feb. 2024. [Online]. Available: https://ieeexplore.ieee.org/xpl/RecentIssue.jsp?punumber=8610738

Penulis : Muhammad Isa Anis, Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan

Editor : AndrI Hariyanto

Bagikan:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
LinkedIn

Artikel Terkait