Research Experience at Taiwan’s Top 1 University Through the TEEP Program

FTMM NEWS Adista Wahyu Kristian, mahasiswa Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, Universitas Airlangga, berhasil mengikuti kegiatan Taiwan Experience Education Program (TEEP). Sebagai informasi, Ministry of Education Taiwan mendukung program TEEP yang menawarkan program magang internasional di institusi dan badan riset terkemuka. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, saya berhasil lolos dan diterima di National Taiwan University (NTU). Setelah dinyatakan diterima, saya melaksanakan program tersebut selama 4 bulan, yaitu pada periode 1 Maret hingga 30 Juni 2026.

NTU merupakan institusi pendidikan terkemuka yang menyandang predikat sebagai salah satu kampus top di Taiwan. Data terbaru QS WUR 2026 menempatkan universitas ini pada peringkat ke-1 nasional dan peringkat ke-54 di tingkat internasional. Selanjutnya, saya berkesempatan untuk berkolaborasi dengan NTU Terahertz Optoelectronics Laboratory yang berfokus pada pengembangan teknologi mendalami gelombang THz dan aplikasinya. Kemudian, saya melakukan kontribusi riset pada bagian THz Antenna Design, dengan fokus riset pada perancangan antena yang mendukung komunikasi 6g.

Pelaksanaan Penelitian Riset 

Dalam pengalaman penelitian saya, Profesor pembimbing memberikan kebebasan untuk memilih jenis antena yang ingin saya kembangkan. Saya akhirnya mengembangkan ide riset berupa antena Substrate Integrated Waveguide dengan karakteristik desain dapat memindai frekuensi. Adapun antena ini mendukung aplikasi komunikasi 6G berdasarkan IEEE 802.15.3d yang bekerja pada frekuensi 252,72–321,84 GHz. Kemudian, saya mengusulkan ide desain novelty berupa struktur open-end termination pada ujung terminasi antena. Selanjutnya, saya memodelkan dan mensimulasikan karakteristik elektromagnetiknya untuk memahami perilaku kerja antena. Melalui riset ini, saya mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis di bawah bimbingan profesor pembimbing.

Experience Working with Laboratory Members

Salah satu pelajaran yang saya peroleh dari pengalaman TEEP adalah pentingnya berani mengambil kesempatan dan keluar dari zona nyaman. Bergabung dengan laboratorium riset di negara asing menuntut saya untuk beradaptasi dengan cepat. Adaptasi tersebut terdiri baik dari segi bahasa, budaya kerja, maupun cara berpikir yang berbeda dari yang biasa saya jalani.

Selanjutnya, selama berada di laboratorium, saya banyak terlibat dalam pertukaran pemikiran dengan sesama anggota lab. Diskusi-diskusi ini membuka wawasan saya terhadap berbagai sudut pandang dalam memecahkan persoalan riset. Melalui interaksi tersebut, saya menyadari bahwa riset yang baik lahir dari kolaborasi yang membuka ruang bagi ide baru.

Selain itu, saya sering meluangkan waktu bersama anggota lab untuk bercerita mengenai kultur negara asal, hingga berbagi wawasan dan perspektif. Kebersamaan ini membuat saya merasa menjadi sebuah bagian dari komunitas lab. Pada akhirnya, saya percaya bahwa nilai pengalaman magang internasional TEEP terletak pada proses pembentukan diri di sepanjang perjalanannya. 

Penulis : Adista Wahyu Kristian, Teknik Elektro (TE), FTMM Universitas Airlangga

Editor: Andri Hariyanto

Bagikan:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
LinkedIn

Artikel Terkait