FTMM NEWS – Seiring berkembangnya teknologi, komputer dan microchip yang memberikan kemampuannya semakin lama semakin kecil. Namun, potensi chip justru terus meningkat. Chip komputer tahun 2024 mampu menjalankan 5 milyar operasi per detik, meningkat 1000 kali daripada chip tahun 1995. Miniaturisasi memungkinkan kemajuan ini karena para insinyur terus mengecilkan ukuran semikonduktor setiap tahun.
Namun, ukuran semikonduktor kini mulai mendekati ukuran atom individual, yang menyebabkan efek kuantum dan batasan fisik menjadi sebuah hambatan. Beberapa ilmuwan mengembangkan material alternatif yang bekerja lebih baik daripada versi konvensional untuk mengatasi masalah ini. Kini, nanomaterial organik adalah salah satu jenis material yang menunjukkan potensi terbesar, karena sifat listrik dan fisiknya yang unik.
Apa contohnya?
Tim Leydecker dan rekan-rekannya merancang alat penyimpanan data dengan menggunakan nanomaterial P3HT (poly(3-hexylthiophene)) dan lapisan aktif diarylethene (DAE-Me). Secara teoritis, alat ini menyimpan 8 kali lebih banyak data dalam satu sel memori dibandingkan alternatif konvensional. Saat terkena sinar laser, lapisan DAE-Me menetap pada lebih dari 256 tingkat muatan berbeda. Teknologi ini membuat satu sel memorinya 8 kali lebih padat daripada sel memori konvensional. Material organik yang mereka gunakan menjadikan alat ini fleksibel. Leydecker juga membuktikan bahwa sel memorinya tetap menyimpan data dengan baik dan mempertahankan strukturnya meskipun ia menekuknya hingga 1000 kali.
Nanomaterial organik memiliki sifat unik untuk aplikasi teknologi canggih seperti wearable electronics dan microchip penyimpanan data. Karena teknologi ini masih relatif baru, akan memerlukan banyak pengembangan sebelum dapat meluncur secara komersil.
Penulis : Mohammad Zia Maulana Dewanto, Rekayasa Nanoteknologi
Editor : Muhammad Alesha Fadhana
Daftar Pustaka
Leydecker, T., Herder, M., Pavlica, E., Bratina, G., Hecht, S., Orgiu, E., & Samorì, P. (2016). Flexible non-volatile optical memory thin-film transistor device with over 256 levels based on an organic bicomponent blend. Nature Nanotechnology, 11(9), 769–775. https://doi.org/10.1038/nnano.2016.87


