Usung Solusi Wujudkan Desa Mandiri Energi, Lima Mahasiswa FTMM Sabet Titel The Best Company Profile

FTMM NEWS – Lima mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga berhasil menyabet prestasi membanggakan dalam ajang Festival Energi Nasional. Tim tersebut terdiri dari Safardi Samsa, Miftachul Jannah, Muhammad Fahrizal Himawan, Natalia Imelda Wulan, dan Jessica Mawar Putri.

“Kami tergabung dalam tim Natry dan berhasil meraih predikat The Best Company Profile. Penyelenggara kompetisi ini adalah Dewan Energi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada,” Ungkap Safardi Samsa.

Melalui studi kasus bertajuk Natry: Start Up Pengelolaan Pelepah Kelapa Sawit guna Mewujudkan Desa Margajaya Mandiri Energi, tim Safardi menyabet prestasi tersebut. Menurutnya, Natry merupakan salah satu start up di Desa Margajaya yang berfokus pada manajemen pengelolaan kelapa sawit.

 

Solusi

“Melalui Natry, kami menawarkan solusi untuk menjadikan limbah kelapa sawit sebagai makanan hewan ternak. Lebih lanjut, kotoran dari hewan ternak kami proses menjadi biogas yang menghasilkan listrik dan kompor gas. Selain itu, sisa limbahnya juga dapat menjadi kompos dalam penanaman kembali kelapa sawit,” imbuhnya.

Kelapa sawit, sambungnya, merupakan sumber daya alam yang melimpah di Desa Margajaya. Maka, dengan solusi majamenen yang kami tawarkan, semua limbahnya bisa digunakan secara maksimal dan dapat membantu mewujudkan desa mandiri listrik dan energi. Lebih lanjut, inovasi ini dapat berkontribusi dalam menjawab tantangan perubahan iklim kedepannya.

Selama perumusan gagasan, mahasiswa kelahiran Sidoarjo itu menjelaskan bahwa timnya menemui kesulitan utama dalam merumuskan solusi start up. “Awalnya kami memiliki dua ide, pertama langsung membakar pelepah kelapa sawit menjadi listrik seperti panel surya, kedua dengan menjadikannya sebagai pakan ternak terlebih dulu,” ungkapnya.

Namun, akhirnya mereka memilih solusi yang kedua untuk ajang festival energi nasional, karena prosesnya lebih sederhana dan pengimplementasiannya memudahkan oleh masyarakat desa.

Dari gagasannya itu, Tim Natry memiliki tiga solusi sekaligus dalam merancang start up. Selain bisa mengembangkan start up nya lebih baik lagi di bidang bisnis, mereka juga mampu memberdayakan sosio-ekonomi masyarakat setempat dan mengembangkan potensi renewable energy.(*)(nik/wil)

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts

Upgrade E-Learning Dengan Big Data

FTMM NEWS – Revolusi Industri 4.0 memiliki skala cakupan, ruang lingkup, dan kompleksitas yang lebih luas dibandingkan dengan revolusi industri

X