Transformasi Hijau: Mengurangi Dampak Lingkungan di Industri Logistik 

FTMM NEWS – Industri logistik saat ini menghadapi tantangan yang signifikan terkait dampak lingkungan dari kegiatan operasionalnya. Dengan meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim dan pentingnya keberlanjutan, transformasi hijau telah menjadi agenda penting untuk mengurangi jejak lingkungan yang dihasilkan oleh industri ini. Transformasi ini mengharuskan adopsi teknologi ramah lingkungan yang inovatif dan berkelanjutan. Teknologi telah menjadi kunci dalam menggerakkan transformasi hijau di industri logistik. Dari penggunaan armada kendaraan yang ramah lingkungan hingga optimasi rantai pasok yang efisien, inovasi teknologi memiliki peran penting dalam meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

 Pentingnya Mengurangi Dampak Lingkungan dari Aktivitas Industri Logistik

Istilah industri merupakan hal yang tak asing bagi salah satu bagian produksi ekonomi yang memiliki fokus pada manufakturing yang harus memiliki modal besar sebelum dapat meraih suatu kesuksesan. Pada konteks ini, contohnya yaitu tahun 2004 yaitu bisnis jasa keuangan yang artinya itu adalah industri besar di dunia dalam kategori keuangan (Ridwan, 2016). Industri logistik memiliki dampak lingkungan yang signifikan karena melibatkan transportasi, pergudangan, dan distribusi barang yang memerlukan penggunaan energi besar serta menghasilkan emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri logistik menjadi krusial, dan berikut adalah alasan mengapa hal ini penting:

  • Dampak Emisi Gas Rumah Kaca: Transportasi dalam industri logistik, khususnya truk dan kapal kargo, menyumbang banyak pada emisi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida (CO2), yang mengakibatkan pemanasan global. Mengurangi emisi ini penting untuk mengurangi dampak perubahan iklim. 
  • Kualitas Udara dan Pencemaran: Polusi udara dari kendaraan dan industri pergudangan dapat mengancam kualitas udara di sekitar wilayah industri logistik, berdampak negatif pada kesehatan manusia dan lingkungan sekitar.

Teknologi Ramah Lingkungan

Di dunia ini, pertumbuhan teknologi industri tidak semata-mata hanya untuk kepentingan pribadi tapi juga harus seimbang dan beriringan dengan adanya teknologi berkelanjutan guna memperoleh sebuah produk. Pentingnya menggunakan teknologi hijau yang ramah lingkungan guna mendukung adanya pengurangan efek gas rumah kaca serta melindungi bumi dari adanya kerusakan lingkungan (Ridwan, et.al: 2023).

Salah satu contoh teknologi ramah lingkungan adalah adanya motor listrik. Motor listrik menawarkan beberapa keunggulan yang signifikan dibandingkan dengan motor berbahan bakar konvensional, terutama dalam konteks keberlanjutan dan efisiensi energi. Berikut adalah beberapa keunggulan utama dari motor listrik:

  • Ramah Lingkungan:

Motor listrik tidak membakar bahan bakar seperti bensin atau diesel, sehingga tidak menghasilkan polusi udara atau emisi gas rumah kaca. Ini membuat motor listrik menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dan membantu mengurangi jejak karbon.

  • Efisiensi Energi:

Motor listrik memiliki efisiensi yang lebih tinggi daripada motor pembakaran dalam. Motor listrik dapat mengonversi energi listrik menjadi gerakan mekanis dengan tingkat efisiensi lebih dari 90%, sementara motor pembakaran dalam biasanya memiliki efisiensi sekitar 20-30% saja. Hal ini berarti motor listrik memanfaatkan energi dengan lebih baik dan mengurangi pemborosan energi.

  • Biaya Operasional Rendah:

Motor listrik memiliki biaya operasional yang rendah meskipun biaya awalnya lebih tinggi daripada motor berbahan bakar. Ini disebabkan oleh biaya perawatan yang lebih rendah karena memiliki sedikit komponen yang bergerak, seperti tidak melakukan penggantian oli, filter udara, atau tune-up mesin. Selain itu, harga energi listrik biasanya lebih stabil dan lebih murah daripada bahan bakar fosil.

Mengurangi dampak lingkungan dari industri logistik penting untuk memenuhi regulasi yang ketat dan menjaga reputasi perusahaan, serta membuka jalan menuju operasi logistik yang lebih berkelanjutan dan efisien dengan adopsi teknologi ramah lingkungan. Transformasi hijau dalam industri logistik menjanjikan langkah progresif menuju operasi yang lebih bersih, efisien, dan berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat secara keseluruhan, dengan terus mengembangkan dan mengadopsi teknologi ramah lingkungan. 

Penulis: Najwa Zahra Aprilia (Mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga) 

DAFTAR PUSTAKA

Ridwan, R, I. (2016). Dampak industri terhadap lingkungan dan sosial. Jurnal Geografi Gea. Vol, 7. No, 2.

Arifin, Z, dkk. (2023). GREEN TECHNOLOGY (Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan Berbagai Bidang). Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Putri. (2022). Gunakan Energi Terbarukan, Inilah Motor Listrik Ramah Lingkungan. https://sarpras.unair.ac.id/news/22/show

Penulis : Najwa Zahra Aprilia, Mahasiswi Prodi Teknik Industri

Editor : Andri Hariyanrto

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts