Teknologi : Merugikan atau Menguntungkan Manusia?

FTMM NEWS – Tahukah kalian, setiap warga Indonesia berhak mendapatkan pekerjaan sebagaimana yang ada pada UUD 1945 Pasal 27 ayat (2) yang berbunyi, “Bahwa setiap Warga Negara Indonesia berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Namun, dengan pesatnya perkembangan teknologi telah banyak kasus dimana manusia kehilangan pekerjaan. apakah dengan adanya kasus-kasus tersebut berarti teknologi telah merampas hak manusia?

Teknologi merupakan suatu kumpulan alat, aturan dan juga prosedur yang merupakan penerapan dari sebuah pengetahuan ilmiah terhadap sebuah pekerjaan tertentu dalam suatu kondisi yang dapat memunngkinkan terjadinya pengulangan (Castells, 2004). Saat ini teknologi merupakan hal yang tidak bisa lepas dari kita. seperti yang banyak kita temukan di zaman sekarang yaitu, maraknya penggunaan ojek online daripada ojek konvensional, pabrik yang beralih menggunakan tenaga mesin untuk industri daripada menggunakan tenaga manusia, peralihan tenaga kerja ART dengan robot vacuum, mesin cuci piring, kemudian tergesernya profesi jurnalis oleh artificial intelligence (AI) dalam pembuatan artikel dan jurnal, serta tidak kalah ramai penggunaan teknologi dalam sektor pertanian, seperti peralihan buruh tani ke penggunaan teknologi, yaitu penyemprotan tanaman menggunakan drone, penanaman dengan alat, dan masih banyak lagi.

 Selain beberapa kasus kehilangan pekerjaan karena kemajuan teknologi, tanpa kita sadari dengan adanya kemajuan teknologi yang pesat ini memudahkan kita dalam segala aspek, dan juga membuka lowongan pekerjaan lain. seperti, lowongan dalam bidang bisnis online, desainer grafis, konten creator, jasa pembuatan website dan lain sebagainya.

Dari kasus-kasus tersebut, apakah benar teknologi merampas hak manusia? Jawabannya, tidak. Hanya karena beberapa masyarakat kehilangan pekerjaan dengan adanya kemajuan teknologi bukan berarti manusia akan kehilangan hak untuk bekerja. Karena pada dasarnya teknologi dan manusia selalu beriringan.

“Teknologi memang sangat menguntungkan pada masa sekarang, maka dari itu kita sebagai manusia harus lebih unggul daripada teknologi, dengan cara harus selalu terus beradaptasi, improvisasi, inovatif, meningkatkan moral dan (SDM) sumber daya manusia setiap tahunnya”, ujar Prisma Megantoro, S.T., M.Eng. dosen Teknik Elektro.

Sementara menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, terdapat beberapa keahlian manusia yang tidak mudah digantikan oleh mesin robot, seperti empati, kreativitas, dan keahlian analitis atas masalah. Maka dari itu untuk menanggulangi kasus kehilangan pekerjaan ini, kita sebagai manusia harus melatih kemampuan kreativitas, inovatif, analisis masalah, meningkatkan moral, SDM, dan tidak kalah penting yaitu adaptif dengan perkembangan zaman agar tidak tergerus oleh perkembangan.(Eds/and) 

Kontributor : Edsy Bherliyana Fatimatus Zahro’ Mahasiswi Teknik Elektro

 

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts