Society 5.0 : Industri Masa Depan yang Bertanggung Jawab dan Berkelanjutan

FTMM NEWS – Society 5.0 merupakan suatu konsep yang mengusung penggunaan teknologi untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, adil, dan berkelanjutan. Dalam era Society 5.0, industri memainkan peran penting dalam menciptakan inovasi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan mempercepat pembangunan berkelanjutan.

Dalam konteks industri, Society 5.0 menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengoptimalkan sistem logistik, sehingga dapat mempercepat distribusi produk dan layanan ke masyarakat. Selain itu, konsep ini juga mampu mempercepat peralihan dari sumber energi konvensional ke sumber energi terbarukan. Dampaknya adalah proses industri menjadi lebih ramah lingkungan serta lebih efisien dalam penggunaan sumber-sumber energi.

Namun, tantangan yang dihadapi oleh industri dalam era Society 5.0 juga tidak sedikit. Industri harus mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari teknologi dan inovasi yang mereka kembangkan. Para penggiat industri juga harus memastikan bahwa manfaat dari inovasi produk mereka merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, adopsi teknologi dan inovasi juga harus disertai dengan peningkatan keterampilan dan pengetahuan para pelaku industri. Sehingga mereka dapat memanfaatkan teknologi dengan optimal dan memberikan kontribusi positif bagi industri dan masyarakat.

Oleh karena itu, kolaborasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan inovasi yang berkualitas dan bertanggung jawab. sosial dan lingkungan. Pemerintah perlu menciptakan regulasi yang memastikan adopsi teknologi yang bertanggung jawab dan melindungi hak-hak masyarakat dalam penggunaan teknologi. Industri juga perlu mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari teknologi mereka, serta memastikan keamanan siber.

Di sisi lain, masyarakat juga harus aktif dalam memanfaatkan teknologi yang tersedia dan ikut berpartisipasi dalam pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi mereka. Dalam era Society 5.0, industri dan masyarakat saling terkait dan saling mempengaruhi. Oleh karena itu, kolaborasi dan keterlibatan aktif dari semua pihak sangat penting dalam menciptakan inovasi yang berkualitas dan bertanggung jawab sosial dan lingkungan.

Salah satu contoh teknologi yang menjadi fokus dalam era Society 5.0 adalah Internet of Things (IoT). IoT adalah jaringan perangkat yang terhubung satu sama lain dan dapat mengumpulkan dan mengirimkan data secara otomatis. dengan IoT, efisiensi dan produktivitas proses industri semakin meningkat sehingga proses tersebut lebih tepat waktu dan efektif. Namun, adopsi IoT juga menimbulkan beberapa tantangan, seperti keamanan siber dan privasi data. Oleh karena itu, industri perlu mempertimbangkan risiko atas penggunaan data tersebut serta sistem keamanan dan perlindungannya. Selain itu, industri juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari teknologi yang mereka adopsi. Contohnya, penggunaan teknologi dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi emisi karbon. Namun, teknologi juga dapat mempengaruhi lapangan kerja dan menyebabkan perubahan struktur ekonomi.

Untuk mengatasi tantangan ini, industri harus mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari teknologi dan inovasi yang mereka kembangkan, serta memastikan bahwa manfaatnya merata bagi seluruh masyarakat. Industri juga harus memperhatikan etika dalam pengembangan dan penggunaan teknologi, serta memastikan bahwa teknologi yang mereka kembangkan tidak menimbulkan diskriminasi dan ketimpangan sosial. Selain itu, dalam era Society 5.0, industri juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan dan lingkungan. Perusahaan harus mempertimbangkan dampak lingkungan dari kegiatan bisnis mereka dan berupaya untuk mengurangi dampak negatifnya.

Untuk mewujudkan visi Society 5.0, industri juga perlu memperhatikan aspek pendidikan dan keterampilan. Era Society 5.0 menuntut adanya tenaga kerja yang terampil dan terlatih dalam menggunakan teknologi baru, serta mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang terjadi. Oleh karena itu, industri perlu berkolaborasi dengan institusi pendidikan dan pelatihan untuk menciptakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Selain itu, industri juga dapat mengembangkan program pelatihan dan pengembangan keterampilan untuk mempersiapkan tenaga kerja masa depan. Satu diantaranya lahirlah Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga, sebagai fakultas teknik yang hadir baru-baru ini.

Kesimpulannya, dalam era Society 5.0, industri memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan mempercepat pembangunan berkelanjutan. Namun, untuk mencapai tujuan ini, semua pihak perlu berkolaborasi dan terlibat secara aktif untuk membuat kebijakan yang bertanggung jawab mengenai adopsi teknologi dalam masyarakat. Dengan cara ini, kita dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(kan/and)

 

Penulis : Kania Nur Pastika Indra Putri, Mahasiswa Prodi Teknik Industri

Editor : Andri Hariyanto

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts

X