Penerapan Nanoteknologi Dalam Pengembangan Energi Biomassa

FTMM NEWS  – Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan nanoteknologi dalam pemurnian energi biomassa atau bioenergi dapat meningkatkan efisiensi dan menghasilkan sumber energi bersih. Di samping itu, teknologi ini dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Penggunaan nanoteknologi dalam pemurnian bioenergi telah menjadi fokus penelitian yang menjanjikan. Periset BRIN, Prof. Widya Fatriasari menyatakan, bahwa bioenergi adalah salah satu alternatif bahan bakar energi terbarukan dan biomaterial berkelanjutan. Konversi biomassa menjadi bioproduk berbasis selulosa dan lignin menunjukkan potensi besar dalam menghasilkan sumber energi terbarukan dan material berkelanjutan.

Salah satu teknologi yang menonjol dalam pengembangan bioenergi berbasis biomassa adalah teknologi nano. Teknologi nano (selulosa dan lignin) merupakan teknologi masa depan untuk memperluas aplikasi dan menyediakan produk dengan karakteristik unggul. Nanoselulosa dapat digunakan untuk membuat kemasan yang lebih kuat dan ringan, sehingga dapat mengurangi penggunaan plastik. Kemasan ini nantinya juga lebih mudah terurai secara alami. Sehingga nanoteknologi memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengembangan sumber energi bersih dari biomassa.

Manfaat Nanoteknologi Dalam Efisiensi Pemurnian

Berdasarkan hasil riset, penggunaan nanoteknologi dapat  meningkatkan efisiensi pemurnian bioenergi dan menghasilkan sumber energi yang lebih bersih. Faktanya, biomassa dapat diubah menjadi bahan bakar terbarukan, seperti biodiesel, bioetanol, dan biogas. Contoh penerapan nanoteknologi dalam pemurnian bioenergi adalah dengan menggunakan katalis nanopartikel untuk meningkatkan efisiensi konversi biomassa menjadi bahan bakar. Dengan menggunakan nanoteknologi untuk meningkatkan efisiensi proses pirolisis biomassa untuk menghasilkan biogas, atau meningkatkan efisiensi proses gasifikasi biomassa untuk menghasilkan syngas. Alhasil, harapan masa depan yang hijau sudah terlihat hilalnya di cakrawala, membawa optimisme menuju keberlanjutan dan kelestarian.

Pemanfaatan nanoteknologi dan biomassa memiliki potensi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai bidang, seperti energi, lingkungan, dan kesehatan. Dengan penelitian dan pengembangan yang lebih lanjut, pemanfaatan nanoteknologi dan bioenergi dapat menjadi solusi yang lebih efektif dan efisien untuk berbagai tantangan global

Referensi:

https://www.brin.go.id/news/110918/tekuni-teknologi-konversi-biomassa-widya-fatriasari-resmi-jadi-profesor-riset-brin

“Nanotechnology for Energy Sustainability.” ACS Publications, pubs.acs.org/doi/abs/10.1021/acsenergylett.7b00547.

“Nanotechnology for Energy Sustainability.” ScienceDirect, www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1364032116307039.

 

Editor : Andri Hariyanto

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts