Ngabuburit Bareng Ning Balqis : Menjadi Muslimah Yang Ideal

FTMM NEWS Atom FTMM bersama Mahasiswa Masjid Ulul ‘Azmi UNAIR menyelenggarakan Kajian Islam Ramadan pada Kamis (21/03/2024). Kajian tersebut mengundang penulis buku Tentang Muslimah, Ning Balqis Atina Izzah Iskandar. Berkaitan dengan buku karyanya, Ning Balqis memaparkan kiat menjadi muslimah ideal pada kajian yang diselenggarakan di Aula Utama Masjid Ulul ‘Azmi tersebut. 

Pada panggung yang berhiaskan bunga segar, Ning Balqis menjelaskan berbagai sub materi yang mencakup timbangan ideal muslimah. Menurutnya, upaya menjadi ideal tidak perlu mengharapkan kesempurnaan. Namun, penting bagi muslimah untuk meneladani sosok muslimah lain yang ideal dan berusaha menjadi teladan bagi sesama.

Muslimah Boleh Bekerja

Menurut Ning Balqis, muslimah boleh bekerja apabila telah memenuhi syarat dan tetap seimbang dalam kehidupannya. “Dalam Islam, menjadi seorang perempuan bukanlah batasan untuk jadi pribadi berkembang, berdaya, dan memberdayakan. Karena timbangan ideal kita adalah syariat, maka yang harus kita pikirkan adalah bagaimana kita mampu mengubah dunia. Agar dunia bisa menjadi tempat kita untuk menebar kebaikan dan kebermanfaatan bagi diri sendiri, juga umat manusia lainnya,” pesan beliau. 

Melalui pesan tersebut, Ning Balqis menekankan bahwa tidak ada batas bagi muslimah untuk berkembang, berdaya, dan memberdayakan. Artinya, Islam mempersilakan perempuan untuk melakukan berbagai aktivitas pengembangan, termasuk pengembangan karir. Dengan mengembangkan karir, seorang muslimah menjalankan potensi pemberian Allah dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat.

Tidak hanya karir, Islam tidak memandang jenis kelamin dalam memberi kesempatan bagi manusia untuk berkembang. Justru Islam menekankan pentingnya pendidikan dan pengembangan diri setiap umat selama tetap mematuhi syariat yang berlaku.

Menjaga Keseimbangan Hubungan

Suasana jemaah kajian Menjadi Muslimah Ideal

Ning Balqis menambahkan terkait pentingnya menjaga keseimbangan hubungan yang merupakan salah satu upaya untuk mencapai muslimah ideal. Keseimbangan hubungan yang dimaksud adalah seimbang antara hubungan dengan Allah, dengan sesama manusia, dan dengan diri sendiri. 

Upaya menjaga dan meningkatkan hubungan dengan Allah dapat dilakukan melalui qiyamul ibadah atau ibadah shalat, terutama di malam hari. Dengan shalat malam, seorang muslim akan semakin dekat dengan Allah dan semakin erat pula hubungan yang terjalin.

Sementara itu, menjaga hubungan dengan sesama manusia dapat melalui husnul muamalah. Husnul muamalah berarti interaksi dan transaksi yang baik dan jujur. Ning Balqis menyampaikan bahwa sifat jujur dan saling percaya menciptakan hubungan yang harmonis antar sesama.

Tak lupa juga Ning Balqis mengingatkan muslimah harus menjaga hubungan dengan diri sendiri dengan adab huqaiqa. Adab huqaiqa mencakup penghormatan terhadap diri sendiri sebagai ciptaan Allah, serta pengembangan aspek spiritual, mental, dan fisik dari diri sendiri.

Sebagai penutup, Ning Balqis menekankan pentingnya meneladani muslimah ideal sebagai bahan rujukan. Teladan baik bagi muslimah tercermin pada wanita-wanita terdahulu di sekitar Rasulullah, seperti Sayyidah Khadijah, Sayyidah Aisyah, Sayyidah Hafshah, dan Siti Maryam. Untuk memperingati hari meninggalnya Sayyidah Khadijah binti Khuwailid pada hari ke-11 Ramadan, Ning Balqis mengajak para jamaah untuk mengirimkan doa, terutama Surat Yasin, pada malam Jumat. 

 

Penulis : Adelline Vita Kurnia dan Elsa Hertria Putri

Editor : Septia Devi Prihastuti Yasmirullah

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts