Inovasi kolaborasi Mahasiswa FTMM, FF dan FEB UNAIR Ciptakan Produk Penangkal Kecoa

FTMM NEWS – Salah satu mahasiswa FTMM UNAIR berhasil menciptakan inovasi baru produk penangkal kecoa dari bahan alami yakni daun salam. Dalam proses inovasi produk ini, Mochammad Fahd Ali Hillaby (Teknologi Sains Data 2022) berkolaborasi bersama Andini Maulidiyah Rachma (FEB 2022), Sofia Naisa Hidayat (FEB 2022), dan Misfa Shafwa Zahidah (FEB 2022) dan Amelia Safira Putri Vaturrachma (FF 2022). Mereka tergabung pada tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K). Tim tersebut juga berada di bawah bimbingan Bapak Angga Erlando, S.E., M.Ec.Dev., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR.

Adapun proposal yang mereka ajukan berjudul “NOMOA: Pemanfaatan Senyawa Eugenol dan Sitral pada Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Penangkal Kecoa” dan telah berhasil mendapatkan pendanaan dari Kemdikbud RI.

Dalam salah satu media sosialnya,  Aby mengatakan bahwa kecoa merupakan hama rumah tangga yang tidak diinginkan. Mereka bisa menginvasi rumah dan membawa kuman serta alergen yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Kecoa juga dapat merusak makanan dan benda-benda di rumah. Ia melanjutkan bahwa adanya sanitasi yang buruk akan memperbesar peluang kecoa dalam berkembang biak dengan cepat.

Penggunaan insektisida dalam menangkal kecoa sangatlah berbahaya. Oleh karena itu aby dan teman satu tim nya berinisiatif untuk membuat suatu inovasi penangkal kecoa yang berbahan dasar alami yakni daun salam. Dalam risetnya ternyata daun salam memiliki senyawa Eugenol dan Sitral yang dapat menangkal kecoa.

 

Produk Inovasi

NOMOA sendiri merupakan inovasi pertama penangkal kecoa yang berasal dari bahan alami di Indonesia. Produk inovasi ini diformulasikan dalam bentuk gel, sehingga menjadi ciri khas tersendiri dibanding produk penangkal kecoa yang lain. 

NOMOA dapat digunakan di dinding bawah dekat floor drain kamar mandi atau di area dekat lubang wastafel yang rentan bagi kecoa untuk keluar. Tim NOMOA juga menjelaskan keunggulan produk ini. Aroma yang segar dan tidak menyengat, tidak berbahaya jika terhirup atau bersentuhan dengan kulit. Pengaplikasiannya juga praktis dan higienis, karena menggunakan aplikator pompa sehingga tidak perlu kontak langsung dengan tangan.

NOMOA juga turut mendukung ketercapaian SDGs Poin 6 (Clean Water and Sanitation) khususnya target 3, yakni mencapai akses terhadap sanitasi dan kebersihan yang memadai. Perwujudan target SDG tersebut dapat berupa menunjang sanitasi dengan penangkal kecoa yang mengandung senyawa dari bahan alami.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman instagram @nomoa.id

 

Penulis : Mochammad Fahd Ali Hillaby

Editor : Septia Devi Prihastuti Yasmirullah

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts

X