Tiga Dosen FTMM dan Tim IMERCY ungkap Potensi Besar Energi Hijau di Kawasan Pantai Bomo

FTMM NEWS – Kegiatan penelitian Airlangga Community Development Hub (ACDH) berlangsung sebagai referensi para pebisnis tambak udang di pesisir Pantai Bomo, Banyuwangi. Tujuannya untuk menemukan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) demi meningkatkan stabilitas pasokan energi di pesisir.

“Turut terlibat dalam kegiatan penelitian ini  empat anggota IMERCY. Beserta pembina tiga dosen FTMM dengan menaiki perahu selama proses penelitian,” ungkap Prisma Megantoro, M.Eng pada Senin (24/10).

Dalam penelitian ini, sambung Prisma, pihaknya menguji intensitas cahaya matahari serta kencangnya angin guna pembangkit listrik tenaga angin. Tujuannya sebagai peningkatan stabilitas dinamik pada sistem tenaga listrik. Hasil riset menunjukkan jika angin dan intensitas cahaya matahari terpenuhi. Maka akan dibangun pembangkit energi baru dan terbarukan di pesisir pantai, sehingga pemasokan energi dapat ditingkatkan.

“Potensinya sangat besar, energi yang dihasilkan akan mampu memenuhi kebutuhan suplai listrik daerah pantai,” jelasnya.

TIM Imercy sedang melalukan proses pengukuran potensi EBT

Potensi Energi Baru dan Terbarukan

Tim IMERCY bersama tiga dosen FTMM melihat potensi tenaga angin dan air sebagai pembangkit listrik EBT dengan melakukan dua kali pengukuran di laut dan di daerah pantai. Pengukuran pada daerah pantai berlangsung di Pulau Santen, sedangkan untuk pengukuran di laut berlangsung di kawasan Bomo, Banyuwangi.

Parameter yang terlihat nilainya adalah potensi matahari dengan menggunakan spm dan untuk melihat potensi tenaga angin menggunakan anemometer.

“Dari data yang telah kami peroleh, kami menyimpulkan dengan rata-rata kecepatan angin di angka 8,7 m/j dan untuk tenaga matahari sebesar 926 W/m².” tandasnya.

Dari hasil data tersebut potensi terbesarnya yaitu tenaga angin, baik itu di daerah pantai maupun lepas pantai. Sedangkan untuk tenaga matahari lebih pada titik tertentu yang mendapatkan nilai yang tertinggi.

Hasil  penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pesisir Pantai Bomo Kabupaten Banyuwangi tidak bisa di bangun PLTA, Namun bisa di bangun PLTS. Sedangkan di Pulau Santen bisa di bangun PLTA dan PLTS.(*)(wil)

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts

Closing and Awarding Airnology 2.0

FTMM NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Himpunan Mahasiswa (HIMA)