FTMM Kenalkan Potensi Jurusan Baru Untuk Hadapi Perkembangan Zaman pada AEE 2021

FTMM NEWSInfo Session virtual Airlangga Education Expo (AEE) yang berlangsung pada Kamis (18/2/2021) diikuti oleh ratusan siswa dan orangtua dari berbagai daerah di Indonesia melalui aplikasi zoom dan disaksikan oleh ribuan penonton pada YouTube Channel Universitas Airlangga. Sesi yang berlangsung pukul 15.30-16.30 merupakan giliran info session yang disampaikan oleh Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga.

Prof. Dr. Dwi Setyawan, S.Si., M.Si., Apt., selaku Dekan FTMM menceritakan bahwa FTMM merupakan fakultas baru di UNAIR yang di-launching saat Dies Natalis Universitas Airlangga ke-65 dan diresmikan pada 1 Mei 2020. Sebagai fakultas baru, FTMM telah mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk berkontribusi demi kemajuan bangsa.

“Pendirian FTMM sekaligus menjawab pidato Presiden perihal kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.

Pasalnya, sambung Prof. Dwi, era saat ini merupakan revolusi industri 4.0 yang siap menuju society 5.0. Tantangannya tentu akan lebih berat dan membutuhkan kesiapsiagaan, maka dari itu dibutuhkan SDM yang siap dan profesional.

Hal tersebut telah dijawab UNAIR melalui pendirian FTMM dengan lima program studi baru yang relevan dengan era. Terlebih, kondisi pandemi memaksa revolusi akselerasi perkembangan teknologi lebih cepat.

“FTMM siap membimbing mahasiswa millenial dan generasi Z untuk mencurahkan kontribusi terbaiknya demi menjadi negara yang visioner,” terangnya.

Sementara itu, Yutika Amelia Effendi, S.Kom., M.Kom., yang merupakan dosen Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (TRKB), menjelaskan bahwa kelima prodi baru di FTMM merupakan prodi yang banyak digemari. Selain itu, juga menjadi bidang ilmu yang sesuai dengan keadaan zaman.

“Seperti Teknologi Sains Data yang hits di dunia internasional, Robotika dan Kecerdasan Buatan yang merupakan hasil kolaborasi, Rekayasa Nanoteknologi yang mempelajari nanomaterial. Ketiganya merupakan prodi Sarjana pertama di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teknik Industri di FTMM tidak hanya fokus pada manufaktur, namun juga berkontribusi pada bidang health service atau health science. Sedangkan Teknik Elektro merupakan jurusan favorit dengan prospek luas, terlebih mengedepankan model rekayasa cerdas energi terbarukan.

“Prodi baru ini sekaligus menjadi wajah baru keilmuan untuk membawa bangsa lebih futuristik dan siap bersaing secara global,” tandasnya.

Di sisi lain, Ika Qutsiati Utami, S.Kom., M.Sc., selaku dosen Teknologi Sains Data (TSD) mengungkapkan bahwa FTMM merupakan wadah yang tepat untuk berlari kencang dan berprestasi. Pihak dosen sangat siap membantu dan mendukung mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakatnya.

“Meskipun masih muda, FTMM melalui dosen dan mahasiswanya telah membuktikan taringnya di kancah nasional dan internasional dengan berbagai prestasi membanggakan,” ungkapnya.

Terlebih, menurut Ika, mahasiswa FTMM tidak dibatasi dalam mengembangkan minat dan bakatnya. Selama dapat mengharumkan almamater, maka FTMM akan selalu mendukung dengan sepenuh hati.

“FTMM bertekad mencetak generasi berprestasi untuk menyelesaikan permasalahan bangsa,” pungkasnya.(*)(wil/cpw)

Photo Thumbnail Designed by PPMK UNAIR

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts