Dosen FTMM Berikan Pelatihan Pengelolaan Data Siswa SMPN 19 Surabaya

FTMM NEWS – Sejumlah dosen dari lintas program studi, meliputi Teknik Industri, Teknologi Sains Data, dan Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, menggelar pengabdian masyarakat (pengmas), dalam rangka perwujudkan tri dharma perguruan tinggi di Universitas Airlangga. Pengmas ini bagian dari pengmas penugasan Mohammad Ghani, S.Si., M.Si., Ph.D, Dosen TSD, dengan mengambil lokasi di SMPN 19 Surabaya, Jumat (11/08). Dalam pengmas ini, tim dari FTMM memberikan pelatihan pengelolaan data untuk guru dan staf SMPN 19 dan SMPN 52 Surabaya.

Menurut Mohammad Ghani, alasan pemilihan lokasi ini adalah karena lokasinya strategis. Selain itu, tim FTMM merasa pelatihan pengelolaan data siswa SMPN 19 Surabaya berbasis website perlu sebagai upaya efisiensi proses manajemen di sekolah.

“Kami berharap pelatihan ini dapat bermanfaat bagi pihak sekolah dalam manajemen pengelolaan data,” jelas Ghani.

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 13.00 WIB di gedung perpustakaan sekolah. Jumlah peserta adalah sekitar 20 tenaga pendidik sekolah dengan latar belakang guru kelas serta tenaga administrasi. Agenda pertama kegiatan ini adalah sambutan ketua pengmas, Ghani, kemudian sambutan dari Wakil Kepala Humas SMPN 19 Surabaya, Eny Pudjowati, M.Pd.

“Tidak mengurangi rasa hormat kami, semoga ilmunya bisa tertularkan ke kami sebagai pelaksana pendidikan,” jelas Eny.

Semua peserta mendapatkan pre-test dari panitia. Pre-test untuk menguji seberapa jauh pemahaman peserta, tentang google site, google drive, dan google spreadsheet.

Materi Pelatihan

Ghani menyampaikan materi pertama tentang Google Spreadsheet and Google Drive. Kemudian, Muhammad Noor Fakhruzzaman, S.Kom., M.Sc memaparkan materi Google Sites dan Praktek Operating Google Sites. Agenda selanjutnya adalah post-test.

Materi google site, menurut Ruzza, panggilan akrab Fakhruzzaman, bisa membantu pengelolaan data. Google site sifatnya terintergrasi dengan spread sheet. Tentu ini akan memudahkan guru yang bekerja di lapangan.

“Apalagi masih ada kesenjangan. Guru masih dominan memakai microsoft excel. Ini akan menghambat keterbukaan informasi,” ujar Ruzza.

Tentunya lewat pengmas ini, FTMM ingin mendukung tercapainya Sustainable Deveopment Goals (SDGs) poin 4, tentang quality education.

Penulis: Andri Hariyanto

Editor: Rizky Astari Rahmania

 

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts

X