Diskusi dengan Dosen FTMM: “Kebiasaan Anak Teknik yang Bikin Global Warming”

FTMM NEWS – Kondisi bumi yang semakin memanas setiap tahunnya mungkin saja telah kita sadari, tetapi juga tidak jarang dari kita yang masih belum menyadari apa saja penyebabnya. Bisa saja, penyebabnya adalah dari diri kita sendiri, dari kebiasaan kita sehari-hari. Tim FTMM NEWS berdiskusi dengan dosen-dosen FTMM untuk mengkampanyekan kepedulian terhadap aksi yang bisa kita lakukan sebagai generasi muda untuk mengurangi risiko perubahan iklim dalam rangka mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan berhasil merangkum beberapa fakta menarik mengenai kebiasaan generasi muda yang tanpa disadari berkontribusi pada global warming versi dosen-dosen FTMM.  yuk, kita simak apa saja sih kebiasaan yang berisiko itu?

Bumi Terus Memanas

Tercatat bahwa bulan Juli 2021 merupakan bulan yang memiliki temperature terpanas yang pernah terrekam di bumi berdasarkan data dari National Oceanic and Atmospheric Administration, US Oceanic Department of Commerce. Kondisi ini tentu saja meresahkan, terlebih dampaknya sudah dapat kita saksikan dan rasakan seperti meningginya permukaan air laut, es mencair di kutub dalam jumlah besar dan semakin cepat, semakin banyaknya bencana alam yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem semakin meningkat, dan sebagainya. 

Banyak dari kita tahu bahwa perubahan iklim yang disebabkan oleh memanasnya bumi ini disebabkan oleh aktivitas manusia seperti polusi kendaraan dan pabrik serta penebangan hutan secara besar-besaran. Namun, banyak pula yang tidak sadar bahwa kebiasaan-kebiasaan kecil yang anak teknik lakukan berkaitan dengan penggunaan listrik sehari-hari turut memberikan sumbangsih terhadap kerusakan bumi. Hmm apa saja ya kira-kira?

1. Mencabut peralatan elektronik yang sudah tidak dipakai

26,813 Power Plug Illustrations & Clip Art - iStockKecanggihan teknologi saat ini membuat generasi muda seolah tidak bisa hidup tanpa gawai. Akan tetapi, kebiasaan kita sehari-hari tanpa disadari mengakibatkan bumi lambat laun menjadi “sakit”. Contohnya, seringkali kita membiarkan pengisi daya gawai kita tetap tersambung ke soket listrik tanpa mencabutnya meskipun tidak digunakan. Terkadang kita juga membiarkan televisi atau komputer kita tetap menyala padahal sudah tidak lagi digunakan. Kebiasaan-kebiasaan ini tentu saja tidak sehat bagi bumi, dan berkontribusi terhadap perubahan iklim, juga terhadap mahalnya tagihan listrik bulanan. Jadi, rajin-rajin cabut semua kabel-kabel peralatan yang tidak sedang digunakan ya! 

2. Mencuci dan menyetrika secara random

Laundry Comments - Icon Laundry Png PNG Image | Transparent PNG Free Download on SeekPNG

Sebagian dari kita mungkin tidak memiliki jadwal dalam mencuci dan menyetrika, sehingga tidak mencuci pakaian dalam kondisi full load dan dalam satu minggu bisa hampir setiap hari menyetrika hanya 1-2 potong baju saja. Kebiasaan ini kurang baik karena listrik menjadi terpakai secara tidak efisien, terutama saat menyetrika yang membutuhkan banyak listrik untuk memanaskan, total air dan deterjen yang digunakan untuk mencuci juga lebih banyak dibandingkan penggunaan ketika mencuci secara teratur dengan kapasitas full load. Jadi, buat jadwal cuci dan setrika secara teratur dalam setiap minggunya ya.

 

3. Menyetel AC terlalu dingin namun membiarkan pintu dan jendela terbuka

Air conditioning Icons - 4,359 free vector iconsSadar tidak? Jiki kita menyalakan AC di ruangan kita dengan suhu yang diatur di bawah 23 derajat celcius, lalu penghuni ruangan merasa kedinginan dan membuka pintu serta jendela untuk mengatasinya. Kebiasaan semacam ini tentu saja sangat boros listrik, AC cepat rusak. Selain itu, membiarkan AC terus menyala dapat berakibat buruk untuk bumi, karena kandungan chlorofluorocarbon (CFC) atau yang dikenal dengan freon dapat merusak lapisan ozon. Menipisnya lapisan ozon dapat memberikan kesempatan sinar ultraviolet yang dapat merusak ekosistem di bumi untuk masuk lebih banyak. CFC juga merupakan suatu senyawa kimia yang berpotensi menyebabkan efek rumah kaca yang berkontribusi pada kondisi pemanasan global.  Jadi, jika menggunakan AC, atur suhunya paling kecil sekitar 24-27 derajat celcius ya supaya nyaman dan juga hemat energi. 

4. Membiarkan lampu menyala

23+ Icon Lampu Png - Gak MasalahMasih saja seringkali kita membiarkan lampu menyala walaupun pada kondisi siang hari. Padahal, di siang hari kita mendapatkan cahaya lampu alam gratis dari matahari. Nah, anak-anak teknik jangan sampDuh, jangan dibiasakan ya. Jadi, buka tiraimu di siang hari supaya cahaya alami masuk dan matikan lampu saat tidak digunakan.

5. Emisi Rumah Kaca dari Penggunaan Internet

Pergerakan jempol kita saat berselancar menggunakan internet dengan gawai telepon pintar kita tanpa kita sadari sebenarnya berakibat buruk pada bumi.  Lho, kok bisa? 

Tercatat bahwa saat ini emisi dari penggunaan internet memberikan kontribusi global terhadap emisi rumah kaca sebesar  3.7%. Ah angka itu kan kecil. Mungkin ada dari kita yang masih berpikir begitu. Namun, sesungguhnya angka ini setara dengan industri penerbangan. Emisi rumah kaca dari penggunaan internet ini diprediksi akan terus naik seiring dengan kemajuan teknologi dan peningkatan penggunaan internet. Jadi, kamu bisa mulai gunakan internet sesuai keperluan, unsubscribe email-email yang kamu tidak pernah baca, dan hapus email-email yang tidak lagi kamu perlukan.

Ternyata cukup banyak juga ya aktivitas anak teknik yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap kerusakan bumi. Jika langsung mengubah semua kebiasaan, memang tidak mudah. Namun, mengubah kebiasaan menjadi lebih baik bukan suatu hal yang mustahil. Mulailah dari membiasakan mengubah satu tindakan terlebih dahulu. Jika sudah terbiasa, maka akan terasa lebih mudah untuk menambah kebiasaan baik yang lain. Semoga berhasil dan semoga kondisi bumi kita segera membaik!* (adm/cp)

 

Photo by Markus Spiske on Unsplash

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts

X