Digitalisasi UMKM dan Pendidikan Berkualitas di Dusun Kepetingan

FTMM NEWS Dalam era globalisasi saat ini, dunia mengalami perubahan yang begitu cepat. Kemajuan teknologi, terutama dalam bidang informasi dan komunikasi, telah mengubah cara kita berkomunikasi, bekerja, dan belajar. Di tengah perubahan ini, pendidikan berkualitas menjadi salah satu kunci utama yang dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan suatu negara. Negara-negara yang mampu mengadaptasi sistem pendidikannya dengan tuntutan zaman akan memiliki keunggulan kompetitif di kancah internasional.

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan serangkaian tujuan global negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan berkelanjutan. Salah satu tujuan utama dari SDGs adalah Quality Education. Ini menekankan pentingnya pendidikan berkualitas sebagai fondasi dalam pembangunan berkelanjutan. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas, tetapi juga individu yang kritis, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial.

Namun, Quality Education dalam konteks SDGs bukan hanya berkaitan dengan akses pendidikan formal. Lebih dari itu, tujuan ini juga menyoroti bagaimana masyarakat, terutama generasi muda, dapat memanfaatkan ilmu dan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan pendidikan yang relevan dan adaptif, individu dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan, memanfaatkan peluang yang ada, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat dan negara.

Dalam semangat mewujudkan SDGs terkait Quality Education, HMTI mengadakan program kerja (proker) dengan judul “Desa Mitra” di Dusun Kepetingan, Sidoarjo, Jawa Timur. Melalui proker ini, mahasiswa dan masyarakat saling berbagi pengetahuan. Mahasiswa membawa materi mengenai digitalisasi UMKM, sebuah langkah penting dalam mempersiapkan UMKM menghadapi era digital, sementara masyarakat setempat memberikan pelajaran berharga tentang realitas UMKM di lapangan.

Kolaborasi dengan telemedicine khusus Vaskular

Digitalisasi UMKM tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengakses informasi dan pelatihan yang relevan. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kualitas produk atau jasa, serta memperluas jangkauan pasar mereka. Ini sejalan dengan prinsip Quality Education dalam SDGs, di mana pendidikan harus relevan dengan kebutuhan zaman dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satu highlight kegiatan ini adalah sesi telemedicine khusus Vaskular (iVascular) yang dioperasikan selama kegiatan berlangsung. Melalui zoom call, masyarakat Dusun kepetingan, Sidoarjo, Jawa Timur berkesempatan berdiskusi dengan salah satu dosen Teknik Industri Universitas Airlangga dr. Niko Azhari Hidayat, Sp.BTKV(K) yang merupakan pendiri dari produk Vaskular Indonesia. Diskusi ini memberikan wawasan lebih dalam mengenai pentingnya teknologi dalam bidang kesehatan, khususnya pembuluh darah.

Kegiatan Desa Mitra ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi kegiatan serupa di masa mendatang. Melalui pengabdian seperti ini, HMTI Universitas Airlangga menunjukkan komitmennya dalam menerapkan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat.

Penulis : Mochammad Revanza

Editor : Ananta Adhi Wardana

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts

X