Cerita Fadillah Willis, Mahasiswa MSIB di BRI

Bersaing dengan 30.000 Pendaftar se-Indonesia untuk Lolos 

FTMM NEWS – Pada kegiatan Magang dan Studi Independen Bersertifikat atau MSIB Program dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbudristek, salah satu Mahasiswa Program Studi Teknologi Sains Data FTMM Universitas Airlangga, berkesempatan untuk mengikuti MSIB di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, salah satu Perusahaan BUMN terkemuka di tanah air. Peserta MSIB tersebut bukan lain adalah Fadillah Willis Triyayuda, Mahasiswa semester 5 TSD. Yuda, begitu sapaan akrabnya, mengikuti program MSIB di BRI selama 5 bulan, yakni sejak Agustus hingga Desember 2022.

“Lima bulan ini cukup berkesan bagi saya. Tidak hanya technical skill, namun juga soft skill tentang dunia kerja sesungguhnya”, jelas Yuda. 

Dalam wawancara, Yuda berkesempatan untuk menceritakan pengalamannya tersebut. “Awalnya kemarin mendaftar di banyak tempat, namun condong pada industri finansial dan teknologi. Dan saya tidak membatasi diri saya untuk mendaftar di satu tempat saja” ceritanya.

Menurutnya ada tiga tes, yakni tes AKHLAK (core value BUMN), perbankan dan keilmuan. Berkat kegigihannya dalam mengikuti seleksi, Yuda pun berhasil lolos untuk Program MSIB di BRI tersebut. Padahal menurutnya, seleksi masuknya pun cukup berlapis.

“Dari total 30.000 pendaftar MSIB BRI, yang diterima hanya 190 orang. Bahkan yang menguji pun memang dari orang yang berpengalaman di bidangnya”, tutur Yuda.

Mengenai apa saja yang perlu dipersiapkan dalam pendaftaran MSIB BRI tersebut, Yuda pun menjelaskan dengan runtut. “Yang pertama ada SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak), transkrip nilai, surat rekomendasi fakultas, surat keterangan mahasiswa aktif, surat keterangan sehat, CV ATS friendly, pengalaman kerja/organisasi, portfolio, dan bila dirasa perlu adalah latihan interview” jelas Yuda.

Singkat cerita, setelah dinyatakan lolos dan melaksanakan orientasi, Yuda pun ditempatkan di divisi Bespoke Tech Value-Enabled Chain yang merupakan divisi khusus project moonshot initiative yaitu divisi yang bertanggung jawab dalam pembuatan inovasi yang sebelumnya belum ada di pasaran. Kendati demikian, di pertengahan magang ia sempat dipindah ke BRIbrain Team yang berfokus pada Data Science dan AI. Hal itu sebab kurangnya role data analytics pada divisi sebelumnya.

 Selama program MSIB di BRI, Yuda mengungkapkan sejumlah pengalaman menarik yang pernah ia alami. Belajar mengenai postgresql, API, ReactJS, Javascript dan lain-lainnya. Kemudian ada juga pelajaran berkesan yang Yuda ingat adalah credit trace modelling. Ini merupakan pemodelan untuk pemberian pinjaman.  

Di kampus, Yuda juga tergolong sebagai Mahasiswa yang aktif. Tercatat, ia sempat mengikuti 3 organisasi berbeda pada tahun lalu. Yakni Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Debat, BEM FTMM UNAIR, serta GenBi UNAIR.

Perihal magang, Yuda juga punya beberapa pesan.  Tidak perlu terburu-buru untuk segera magang, sering berkonsultasi terlebih dahulu dengan dosen sebelum pelaksanaan Magang (terkait konversi, Mitra, dan lain-lain), mencari informasi sebanyak mungkin tentang Mitra Magang (bisa dari LinkedIn, web resmi, dan lain sebagainya), disiplin membuat laporan mingguan, serta menjadikan dosen sebagai pemberi advice, bukan hanya sarana.(and)

Kontributor : Danar Trivasya Fikri, Mahasiswa Teknologi Sains Data

 

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts