Cerita Dua Mahasiswa FTMM Ikuti Student Outbound di Universiti Teknologi Malaysia

FTMM NEWS – Dua mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga, berkesempatan ikuti student outbond dengan agenda Site Visit Laboratory ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM) selama 5 hari, 15-20 Oktober 2022. Keduanya adalah Moch. Falah Putra Hani dari Rekayasa Nanoteknologi dan Safardi Samsa dari Teknik Industri.

Bersama dengan misi kunjungan akademik yang diikuti unsur pimpinan fakultas dan dosen, delegasi FTMM mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke Medical Devices and Technology Centre (MEDiTEC). Disini, delegasi FTMM diterima oleh Assoc. Prof. Ir. Dr. Ardiyansyah Syahrom dan Senior Lecturer Dr. Norhana Jusoh. Ada sesi diskusi, bagaimana MEDiTEC menjalankan riset dan pengembangan teknologi sampai urusan kerjasama dengan antarfakultas.

Di hari kedua, kunjungan dilanjutkan ke Laser Centre UTM. Pusat ini mengembangkan sensor berbasis fiber optik, green hydrogen generation, berbagai jenis laser, dan teknologi lainnya. Lalu ke School of Mechanical Engineering UTM untuk melakukan pertemuan tentang kerjasama antarfakultas dan diskusi mengenai pengembangan riset. 

Falah dan Safardi, dua mahasiswa FTMM sedang berinteraksi dengan Dosen UTM

Menurut Safardi, delegasi juga mendapatkan kesempatan ke obyek penting kampus seperti makmal pengeluaran (Laboratorium produksi), Faculty of Science UTM, Laboratorium Antibacterial Faculty of Biosciences and Medical Engineering, laboratorium khusus karakterisasi yang merupakan tempat kunjugan terakhir. Rombongan dikenalkan pada beberapa instrumen karakterisasi seperti FE-SEM, TEM, VP-SEM, dan STEM, dan berdiskusi dengan Rektor UTM. 

“Dari student outbound itu jadi lebih banyak tau tentang banyak hal terutama nanoteknologi di Malaysia. Bagaimana beberapa perkembangan dan pengaplikasian nanoteknologi yang sedang dikembangkan,” ujar Falah.

Falah mengaku kunjungan ini juga menjadi referensi untuk melihat lebih dekat alat-alat karakterisasi. Bahkan salah satu hal yang menarik adalah UTM mengeluarkan produk nanoteknologi namanya Dual-Antibax, krim berbasis silver nanopartikel melalui metode green biosynthesis menggunakan ekstrak Daun Kesum (Persicaria Odorata). Produknya itu buat peremajaan kulit sama penyembuhan luka.

Sementara menurut Safardi, hal yang menarik di UTM adalah Laser Center sebagai pusat riset. UTM juga mengembangkan 3D Print Metal berbasis filamen dengan input powder metal. Dengan alat-alat lab yang baik, Safardi berharap sebagai mahasiswa Program Studi RN nantinya bisa berkolaborasi dalam penelitian. (and)

Kontributor : Moch. Falah Putra Hani, mahasiswa Rekayasa Nanoteknologi

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn

Related Posts